Dapatkan Penawaran Gratis

Perwakilan kami akan segera menghubungi Anda.
Email
Ponsel/WhatsApp
Nama
Nama Perusahaan
Pesan
0/1000

Berita

Halaman Utama >  Berita

Pasar Serat Aramid Global Memanas: Hal-Hal yang Perlu Diketahui Pembeli

Jun 01, 2026

Pembaruan Pasar Mei 2026

Lanskap serat aramid sedang berubah. Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan tim pengadaan:

🔹 Perkembangan Utama: Kemitraan Universitas–Industri Semakin Cepat

Berita Tiongkok Selatan, 27 Mei 2026 — Universitas Nanhua menandatangani perjanjian strategis dengan Huasheng Co., Ltd. untuk penelitian dan pengembangan bahan tekstil baru. Langkah ini mengikuti tren lembaga akademis yang bermitra langsung dengan produsen guna mempercepat komersialisasi.

Dampak: Diharapkan siklus inovasi yang lebih cepat pada kain tahan potong dan kain tahan api (FR).

🔹 Sertifikasi Menjadi Syarat Mutlak

Peluncuran Epson, 25 Mei 2026 — Printer tekstil digital baru kini dilengkapi sertifikasi ganda:
- OEKO-TEX® ECO PASSPORT
- Verifikasi produksi berkelanjutan

Apa yang ditunjukkan oleh ini: Seluruh rantai pasok — mulai dari pencetakan hingga penyelesaian — sedang beralih ke sertifikasi ekologis wajib.

🔹 Tekstil Cerdas Semakin Populer

Pendanaan LifeLabs, 29 Mei 2026 — Startup tekstil pengatur suhu berhasil mengumpulkan dana lebih dari $10 juta dalam putaran Seri A. Benang CoolLife® mereka mencapai transmittansi inframerah sebesar 96% untuk pendinginan aktif.

Pemenang :Penghargaan ISPO Textrends 2026/2027 (kategori Serat & Insulasi)

---

3 Langkah Tindakan untuk Pengadaan Kuartal III 2026

1. Lakukan audit terhadap pemasok saat ini guna memastikan kepatuhan terhadap larangan PFAS (pasca-gugatan terhadap 3M)
2. Meminta sertifikasi terbaru — OEKO-TEX, ISO, IATF 16949
3. Mengevaluasi alternatif aramid — bahan baru berbasis riset universitas yang mulai memasuki pasar

---

Inti dari Masalah

Pasar tekstil APD sedang menua. Pembeli yang mengutamakan rantai pasok bersertifikat dan transparan akan unggul dalam hal:
- ✅ Mitigasi risiko
- ✅ Kepatuhan terhadap regulasi
- ✅ Stabilitas biaya jangka panjang

Email Email Whatsapp Whatsapp ATASATAS